Header Ads

ads header

Tes Psikologi, Langkah Strategis Polres Wakatobi Tingkatkan Keamanan dan Integritas


Sakti.News, Wakatobi — Bagian Psikologi (Bag Psi) Ro SDM Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan ujian psikologi sebagai tahap penting dalam memastikan kelayakan personel Polri, khususnya jajaran Polres Wakatobi, untuk memperoleh izin kepemilikan senjata api dinas. Kegiatan ini berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Wakatobi.

Ujian dipimpin oleh KOMPOL Zunaidi Rohmansyah, M.Psi. Psikolog, selaku Ps. Kabagpsi Ro SDM Polda Sultra, didampingi AKP Saharudin, S.H. (Kabag SDM Polres Wakatobi) dan IPTU Singgih Agung Dwisatoto, S.Psi. (Ps. Paur Subbagpsipers Bagpsi Ro SDM Polda Sultra). Rabu, (19/11/2025)

Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab Penggunaan Senjata Api

Dalam arahannya, Kompol Zunaidi menegaskan bahwa tes psikologi merupakan filter utama dalam memastikan profesionalisme anggota Polri dalam menggunakan senjata api dinas. 

Ia menekankan bahwa dasar hukum kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh Polri mengacu pada Perkap No. 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, serta Perkap No. 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian.

“Kepemilikan senjata api bukan hanya tentang hak, tetapi tentang tanggung jawab. Tes psikologi ini memastikan bahwa personel memiliki kestabilan emosional dan mental sesuai tugas yang diemban,” ujar Kompol Zunaidi.

Ia menjelaskan bahwa ujian psikologi menjadi persyaratan wajib bagi seluruh personel Polri yang mengajukan kepemilikan senjata api dinas. Pengujian mencakup aspek pengendalian emosi, ketahanan mental, tingkat stres, serta evaluasi hasil latihan menembak. Hasil tes menentukan apakah seorang personel dinyatakan layak atau tidak memperoleh izin senjata api.

Pelaksanaan Transparan dan Sesuai SOP

Tim psikologi Polda Sultra memastikan seluruh rangkaian ujian dilakukan secara objektif dan transparan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Sebanyak 42 personel dari berbagai fungsi di Polres Wakatobi mengikuti kegiatan ini, menjalani serangkaian tes untuk menggali aspek kepribadian, stabilitas emosi, dan kemampuan pengambilan keputusan.

“Pelaksanaan tes ini adalah upaya preventif untuk mencegah potensi penyalahgunaan senjata api. Kami memastikan senjata api digunakan secara bijak, profesional, dan sesuai prosedur hukum,” jelas Kompol Zunaidi.

Dukung Reformasi Polri dan Jaga Kepercayaan Publik

Kabag SDM Polres Wakatobi, AKP Saharudin, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polda Sultra dalam mendukung reformasi Polri yang lebih modern dan humanis.

“Keamanan masyarakat adalah prioritas utama. Karena itu, kami memastikan bahwa personel pemegang senjata api adalah mereka yang benar-benar siap secara mental dan memiliki integritas tinggi,” ungkapnya.

Seluruh proses ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus memastikan setiap personel bertugas dengan penuh tanggung jawab.

Dengan ujian psikologi yang transparan dan ketat ini, Polres Wakatobi diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


 

Tidak ada komentar